penyakit batuk

Apakah batuk termasuk penyakit ?

Penyakit batuk merupakan salah satu penyakit yang paling umum yang diderita oleh manusia. Siapa tidak pernah mengalami batuk? Batuk sendiri sebenarnya tidak disebut sebagai penyakit melainkan mekanisme tubuh untuk pertahanan tubuh pada bagian saluran pernapasan. Selain itu, batuk juga merupakan gejala atau reaksi tubuh menghadapi iritasi pada tenggorokan. Iritasi tenggorokan itu sendiri bisa disebabkan oleh makanan, lendir, debu, asap dan lainnya. Oleh karena itu, batuk merupakan respon terhadap rangsangan tertentu, sebagai contoh karena ada debu di bagian hidung, saluran pernapasan atau telinga atau disebut sebagai reseptor batuk. Nah, kemudian reseptor mengalir melalui syaraf pusat batu yang ada di otak. Kemudian, otak akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh dengan tujuan mengeluarkan benda asing tersebut. Maka dari itu, batuk pun terjadi.

Jenis-jenis Penyakit Batuk

Batuk sendiri dibagi menjadi dua jenis berdasarkan waktu terjadinya batu, yakni sebagai berikut:

  1. Batuk Akut : Batuk akut merupakan batuk yang terjadi selama kurang dari 14 hari dan dalam 1 episode. Dalam artian jika terjadi lebih dari 14 hari dan berulang-ulang dalam beberapa bulan maka tidak disebut lagi sebagai batuk akut.
  2. Batuk Kronis : Batuk kronis bisa terjadi karena gejala penyakit seperti asma, tuberkolosis (TBC) dan batuk rejan (batuk 100 hari).
Sedangkan menurut gejalanya, batuk terbagi menjadi 2 kategori, antara lain:
  1. Batuk Berdahak : Batuk berdahak atau disebut juga sebagai batuk produktif adalah batuk yang disertai dengan dahak. Dahak itu sendiri berasal dari sinus / hidung atau bisa juga dari paru-paru dan kerongkongan.
  2. Batuk Kering : Batu kering disebut juga batuk non-produktif yakni batuk yang tidak disertai dengan dahak. Batuk ini biasanya timbul karena akhir dari suatu gejala seperti flu, iritasi terhadap debu dan asap rokok.

Penyebab Batuk

Penyebab batuk cukup beragam tergantung jenis batuk yang dialami, secara umum berikut ini adalah beberapa penyebab batuk yang sering kita jumpai :
  • Infeksi pada saluran pernapasan bagian atas yang merupakan gejala flu.
  • ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Bagian Atas
  • Tuberkolosis atau asma
  • Alergi
  • Adanya benda asing yang masuk ke dalam bagian pernapasan.
  • Tersedak pada saat minum susu, bisa terjadi pada bayi.
  • Terpapar asap rokok dari orang sekitar, atau dia sendiri merupakan perokok aktif.
  • Batuk Psikogenik, yakni diakibatkan oleh dampak psikologis dan emosi.

Pengobatan Penyakit Batuk Sederhana

Untuk penyakit batuk pilek bisa diobati dengan cara sederhana. Salah satu yang paling dikenal adalah jeruk nipis. Bahan-bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut: 3 sendok makan air jeruk nipis, 3/4 gelas air teh kental dan gula batu sebesar kira-kira telur ayam. Kemudian, semua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai larut.
Pada orang dewasa bisa diberikan sebanyak tiga kali sehari satu ramuan tersebut. Sedangkan, pada anak-anak diberi tiga kali sehari hanya 1/2 cangkir saja. Namun, pada balita tidak dianjurkan. Sementara untuk balita bisa diberikan madu sebagai obat batuknya, ini dikarenakan madu berfungsi sebagai anti-oksidan. Namun, para orang tua harus berhati-hati agar tidak memberikan madu kepada bayi. Untuk bayi yang mengalami batuk maka orang tua dapat menyembuhkannya dengan cara menghangatkan bayi. Caranya antara lain adalah dengan mandi uap, kunyit yang oleskan pada payudara atau dimasukkan ke dalam susunya dan beberapa minyak essensial.
Ya, penanganan terhadap batuk haruslah diketahui penyebab batuk tersebut lebih dahulu. Berbeda penyebab tentu beda obatnya. Selain itu, memperbaiki sistem kekebalan tubuh pun akan turut mempercepat proses penyembuhan batuk yang Anda alami.

sumber
di-techno.blogspot.com -->